Ide Pendidikan Menurut Newman Dari Uninersitas

Newman The Idea of ​​a University menjerit ide-idenya tentang pendidikan perserikatan yang berkelontong ayom pada ketidakjelasan berat pendidikan. Ini berasosiasi karena prinsip-prinsip tumpuan akanhalnya posisi institut, tujuan pendidikan perkumpulan, pangkat guru perserikatan, dan cita-cita pendidikan progresif. Newman hanya menggambarkan pengetahuan dan menyeleksi antara cukup melatihdiri dan pengetahuan.

Tema-tema tumpuan perkiraan Newman bagi mengembangkan konsep perguruantinggi sudah dikenal:

• Pengetahuan yaitu tujuan itu sendiri, yang wajib dicari demi beliau sendiri dan bukan buat sebagian poin utilitarian.
• sekolahtinggi yakni, agung dan apalagi, blok para intelektual, guru dan pelajar yang membaktikan diri menurut mencari kebenaran.
• asas berpokok programstudi merupakan humaniora yang menyimpan perangkuhan top semenjak gambaran yang diolah.

berpangkal sebesar perumusan opsilain berbunga ide yang sama yang dikasihkan oleh Newman, ego telah memintal cetusan seterusnya menurut memaparkan institut. perguruantinggi, Newman berkata,
“… merupakan palagan di mana seribu pondok melimpahi berperan, di mana berbudi mahir berlandaskan terjamin mendapatkan dan menduga-dugaberjudi, konklusif menurut melekatkan yang sebanding padat sebagian pesta antagonis, dan hakimnya di majelishukum bukti. Ini ialah palagan di mana penjabaran didorong ke bagian dan hasil diverifikasi dan disempurnakan, dan tertalah-talah yang dikasihkan tak serius, dan kekufuran terhampar, oleh dampak proyeksi menurut refleksi, dan pengetahuan menurut pengetahuan. ”

Newman enggak membabarkan sekolahtinggi bernas pengertian kurang. Pendidikan di perkumpulan enggak kategoris asalkan biasa. sekolahtinggi bukan kancah kehadiran pengarang alias pengarang kekal, pendiri madrasah, superior supremasi alias penyandera bangsa.” seimbang perkumpulan membebankan giliran menurut merengkuh pengetahuan terbit pelbagai cabang. Di perserikatan, anaksasian, pesuruh dan para {pakar} berasal bervariasi diskilpina berhimpun bersama dan berubah perspektif menghasilkan, dan sehubungan sekian tibadi ‘pengetahuan’.

Pengetahuan yang mencari perguruantinggi yaitu, berlandaskan Newman, satubuah barisan yang bundar. Ini terdiri berpokok komplit cabang Pengetahuan, serupa kata Newman,

abdi telah bercakap apabila genap cabang pengetahuan tersambung bersama-sama, dengan normal pembahasan pengetahuan sebagai erat berbaur berisi ia sendiri, seakan-akan lagak dan bikinan Sang pewujud. (v) sungguhpun, Newman memisahkan antara pengetahuan dan penelaahan belaka. Satu cabang pengetahuan cumalah pengajianpengkajian belaka. Jadi, utuh Pengetahuan merupakan kebulatan dan segmen Ilmu yang berlain-lainan berpokok satu”. Pengetahuan becus ketimbang sehubungan kepala menurut sebesar cabang. Cabang pengetahuan yang berlainan sama utamanya, menakhlikkan membereskan, betul, menyetarakan satu sama lain.”

Pendidikan sekolahtinggi ialah radikal Newman bermoncong kalau “akhir bermula Pendidikan sekolahtinggi, … merupakan … Pengetahuan progresif alias Filosofis … yang … terlihat akhir yang banget mencolok, bahana, dan rada, kendatipun hasilnya enggak kuasa dipisahkan berasal itu. pengetahuan itu sendiri. ”

terlihat dua cara Pendidikan-filosofis dan otomatis. Pendidikan otomatis mencucurkan opsi menurut isyarat, dan berniat pada hasil terang-terangan semenjak proses. Cakupannya sempit.

tetapi, pendidikan aliran, yang jauh lebih belantara, menyasar pendidikan progresif yang didukung Newman. Ini bukan dikarakterisasi oleh isyarat awakkapal, selain oleh dril akal, santiran, dan indikasi spirit, atas melebarkan kepintaran. Jadi berlandaskan pendidikan revolusioner Newman berharga arti etis namalain pendidikan namalain ide sopansantun yang diinginkan menurut gembut-gembut pribadi, muliahati, tempatan dan pemikir satuorang. Fungsi pendidikan institut, Newman mengincar, yakni menurut membangun rombongan orang yang mampu dan beradat, bagi membentuk lelaki yang ramai akal fit dan yang kuasa mengerkau perihal apa pun. Pendapat Newman tentang Pendidikan perhimpunan namalain Pendidikan terbuka yakni anti-utilitarian. Pendekatannya pada alasannya bermusuhan sehubungan penilaian realistis jika pendidikan namalain apa pun perlu terdapat sebangsa kemampuan alias kemangkusan berbobot nomor rasional yang wajib terlihat poin pasaruang. Jadi atas terma Pengetahuan, Newman, sehubungan cara anti-utilitian, berharga benda yang penyamarataan, zat yang tak bahana, pelajaran yang pintar. seolah-olah kata Newman,

saat abdi bersidang tentang knowlwdge, pengertian abdi gatra yang bijakpandai, pelajaran yang melahap apa yang dialaminya lewat alat; …”

jikalau, Newman sama sangat enggak mendaga perlunya pendidikan montir. sira berkata,